Untuk Suamiku nanti

Untuk pria yang kelak menjadi suamiku.
Aku hanya ingin kau tau, kau telah menikahi wanita biasa.
Bukan wanita paling cantik yang kau inginkan.
Bukan wanita lembut yang kau harapkan.
Bukan wanita penyabar yang kau impikan.
Aku wanita yang jauh untuk disandingkan dengan kata anggun atau kata apapun yang menunjukan kedewasaanku.
Aku wanita penuh emosi yang seringkali bersikap kekanak-kanakan.
Aku bukan wanita yang pandai berias, memasak ataupun teman mengobrol menyenanggkan hatimu.
Hanya wanita dengan wajah biasa yang bisa cemburu dan mudah menangis.
Aku akan berusaha memberikanmu kepercayaan dan berusaha untuk membuatmu percaya.
Sejujurnya aku tidak tau apakah aku akan menjadi seorang istri penuntut ataupun istri penurut.
Aku juga tidak tau bagaimana kehidupan kita kelak dengan pekerjaan yang nanti kita jalani. maksudku aku seorang perawat yang nantinya akan banyak waktu -yang seharusnya milik kita- tersita demi orang lain.
Aku takut tidak dapat menjadi seorang istri sebaik seperti yang aku ingin.
Kita hanya perlu saling mengingatkan dalam kebaikan.
Hal yang sangat aku inginkan adalah kita akan menjadi pasangan yang dapat menenangkan hati satu sama lain didunia dan dipertemukan lagi diakhirat kelak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s